Sang...
Cahayamu datang, membawa terang
Dalam dunia yang mulai menghitam
Langkah kakimu, derap tepuk tanganmu
Bangunkan jiwa-jiwa mati membusuk
Suara indahmu, lembut ucapanmu
Sadarkan mimpi lalat-lalat mati
Merah amarahmu, bening air matamu
Bangkitkan suara anak tak punya mimpi
Inilah yang kami cari
Kaulah yang kami nanti
Sang pembimbing diri
Sang penuntun mimpi
Membawa kami berlari hingga ujung hari
Lantas kami mampu berdiri diatas dua kaki
Hampirimu, dan bersimpuh
Ucapkan terima kasih
Wahai dirimu
Sang Guru kami
Langkah kakimu, derap tepuk tanganmu
Bangunkan jiwa-jiwa mati membusuk
Suara indahmu, lembut ucapanmu
Sadarkan mimpi lalat-lalat mati
Merah amarahmu, bening air matamu
Bangkitkan suara anak tak punya mimpi
Inilah yang kami cari
Kaulah yang kami nanti
Sang pembimbing diri
Sang penuntun mimpi
Membawa kami berlari hingga ujung hari
Lantas kami mampu berdiri diatas dua kaki
Hampirimu, dan bersimpuh
Ucapkan terima kasih
Wahai dirimu
Sang Guru kami
Pernah jadi tugas mata kuliah Menulis II.
Bandarlampung, 2015
Bandarlampung, 2015
Dulu masih kaku (sekarang juga kaku).
Belajar lagi, belajar terus.
Belajar lagi, belajar terus.
0 komentar:
Posting Komentar